2016-03-24-12-43-47-047Banjarbaru – Peran orangtua dalam menemukan minat bakat sangat berkaitan dengan pengasuhan. orangtua hendaknya memahami tahapan perkembangan anak sesuai usia karena kebutuhan anak akan berbeda di tiap kategori usianya. Untuk itu orangtua harus terlibat aktif dalam proses pengembangan bakat serta minat anak sejak usia dini hingga ia mandiri. Peran dan sikap orangtua sangatlah penting sehingga kelak tidak menimbulkan kesalahan dalam pengembangan bakat anak. Kesalahan orangtua yang terkadang tidak disadari adalah ketika orangtua memaksakan kehendak yang dianggap lebih benar dan positif bagi anak. Padahal sikap tersebut justru dapat melebur potensi terpendam anak. Oleh karena itu orangtua perlu memperhatikan sikap yang berkaitan dengan proses pengembangan bakat anak: pertama, berikan stimulasi yang banyak sehingga anak dapat mengekspresikan minatnya. Orangtua tidak akan pernah tahu anak berbakat melukis apabila anak tidak pernah distimulasi untuk melukis. Kedua, kenali potensi anak dengan pendampingan dan pengamatan dari orangtua. Orangtua yang terjun langsung dan menemukan potensi anak dapat membantu memilihkan sarana yang tepat bagi potensi tersebut. Ketiga, komunikasikan pada anak tentang potensi yang dimilikinya agar anak tahu. Anak yang mengetahui potensinya, maka ia akan lebih percaya diri dalam proses pengembangan bakat. Keempat, bantu dan arahkan anak untuk fokus belajar pada apa yg menjadi minat dan potensinya. Hal ini dapat membantu anak untuk lebih mendalami potensi tersebut. Kelima, hargai usaha anak dengan sikap positif, bukan berfokus pada hasilnya. Berikan pujian atau reward atas usahanya. Jangan hanya berfokus pada hasil akhir, karena akan membuat anak frustasi apabila ia gagal. Dengan memahami beberapa tips tersebut maka orangtua ikut membantu menghasilkan anak-anak yang berkarir cemerlang dimasa depan.

Sumber : Metro Banjar Rubrik Curhat, 03 April 2016

Metro 03-04

Share!