PENDAHULUAN

logo UKPP kecil tranparan sampingDalam rangka menjamin kelancaran pelaksanaan tugas pemerintah melalui profesionalisme aparatur dalam hal ini Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sangat berkaitan dengan kompetensi Pegawai Negeri Sipil, disadari perlunya mengembangkan Manajemen Sumber Daya Manusia berbasis kompetensi. Manajemen Sumber Daya Manusia berbasis kompetensi mengisyaratkan perlunya ketersediaan informasi yang berkaitan dengan kompetensi. Dalam hal ini dua pilar utamanya adalah kompetensi yang dipersyaratkan oleh jabatan, lazim disebut dengan Standar Kompetensi Jabatan dan kompetensi yang dimiliki oleh para pegawai/Sumber Daya Manusianya.

Sebagai suatu metode penilaian yang berbasis perilaku dan melibatkan beragam teknik evaluasi, termasuk menggunakan bermacam alat ukur, Assessment Center dinilai sebagai suatu sistem yang memiliki akurasi yang cukup tinggi dalam menilai kompetensi pegawai. Hasil Assessment Center diharapkan dapat memberikan informasi yang objektif mengenai profil kompetensi Aparatur Sipil Negara maupun pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) untuk eselon II dan III.

Untuk terciptanya obyektivitas, kualitas dan transparansi serta independen dalam mengangkat jabatan Pegawai Negeri Sipil agar sesuai dengan kompetensinya perlu dilakukan penilaian kompetensi dengan metode assessment center untuk memprediksi kompetensi seorang pejabat sesuai dengan Peraturan Badan Kepegawaian Negara nomor 23 Tahun 2011 tentang Pedoman penilaian Kompetensi Pegawai Negeri Sipil, Peraturan Badan Kepegawaian Negara nomor 7 Tahun 2013 tentang Pedoman penyusunan dan standar kompetensi manajerial PNS dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi  nomor 13 Tahun 2014 tentang tata cara pengisian jabatan tinggi secara terbuka di lingkungan instansi pemerintah dengan menggunakan Assessment Center.

 

METODE PENILAIAN KOMPETENSI (ASESSMENT CENTER)

  1. Pengertian Assessment Center

Assessment Center  adalah  suatu  proses  sistematik  untuk menilai  Kompetensi  yang  dipersyaratkan  bagi  keberhasilan  dalam  pekerjaan,  dengan menggunakan  beragam metode dan  teknik  evaluasi,  serta  dilaksanakan  oleh beberapa assessor  (seseorang yang melakukan penilaian  berbasis Kompetensi  terhadap assessee),  dan diterapkan  kepada  lebih dari  1  (satu)  orang  assessee  (pegawai  yang akan diukur kompetensinya).

  1. Tujuan Assessment Center

Berdasarkan  hasil  Assessment Center  diperoleh  profll  Kompetensi  seorang  Pegawai  yang  dapat  digunakan  untuk  berbagai  tujuan  dalam  bidang  sumber  daya  manusia,  baik  untuk  kepentingan  organisasi  maupun  untuk individu Pegawai. Kegunaan Assessment Center  untuk  organisasi  antara  lain  untuk mengetahui  kesesuaian Kompetensi  yang  dimiliki  Pegawai  terhadap  Kompetensi  yang  dipersyaratkan  suatu  jabatan,  menjadi  salah  satu pertimbangan  dalam menempatkan Pegawai  dalam  suatu  jabatan,  serta merancang  program  pengembangan  kapasitas  sehingga  Kompetensi  Pegawai  dapat  sesuai  dengan Kompetensi  yang  diperlukan.  Sedangkan  kegunaan hasil  Assessment  Center  bagi Pegawai  antara  lain  untuk  mengetahui  profl  Kompetensi  yang  dimiliki,  mengetahui  gap  Kompetensi  pada  Kompetensi  yang  dipersyaratkan  organisasi  serta  untuk  merencanakan  tindakan pengembangan Kompetensi pribadi. Penggunaan metode penilaian berdasarkan Peraturan Badan Kepegawaian Negara nomor 23 Tahun 2011 tentang pedoman penilaian kompetensi Pegawai Negeri Sipil menggunakan metode assessment center untuk eselon I & II, untuk eselon III, IV dan jabatan fungsional menggunakan metode Quasi Assessment Center.

Metode assessment center adalah pengukuran yang dilakukan oleh asesor/profesional dengan beragam teknik pengambilan data seperti tes psikotes, wawancara kompetensi, leaderless group discussion, simulasi dan lain sebagainya. Selain itu, pengukuran harus dilakukan oleh sejumlah asesor untuk menjaga obyektivitas hasil pengukuran sehingga  assessment center akan lebih tajam dalam mengukur kompetensi individu.

Standar Kompetensi Manajerial yang akan di ukur dari penilaian kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan Pejabat Tinggi Pimpinan Pratama adalah :

KOMPETENSI
Kompetensi Dasar   1.      Integritas

2.      Kepemimpinan

3.      Perencanan dan Pengorganisasian

4.      Kerjasama

5.      Fleksibilitas

Kompetens iBidang Thinking Ability 1.      BepikirAnalitis

2.      Berpikir Konseptual

Managing Self 1.      Pengendalian Diri

2.      Semangat Berprestasi

Managing Task 1.      Membangun Hubungan Kerja

2.      Pengambilan Keputusan

3.      Orientasi pada Pelayanan

Managing Relation 1.      Mengembangkan Orang lain

2.      Kemampuan Membimbing

Keunggulan Personalia

Personalia dan keunggulan dari Unit Konsultasi dan Pelayanan Psikologi (UKPP) adalah  :

  1. Kegiatan Asesmen Kompetensi didukung tenaga asesor yang telah mendapatkan pelatihan-pelatihan dan sertifikasi dari lembaga-lembaga assessmen center seperti PPM Manajemen, One Spirit Consulting, Bina Potensia Indonesia (BPI), Asosiasi Psikologi Industri dan Organisasi (APIO) dan merupakan lembaga yang menyelenggarakan Asesmen Kompetensi pertama di Kalimantan Selatan.
  2. LatarBelakangPsikolog/Asesorme rupakanl ulusan dari luar negeri dan dalam negeri seperti University of Surrey, UK, Universitas Gajah Mada, Universitas Airlangga dan Universitas ternama lainnya yang juga merupakan praktisi dan akademisi yang ahli di bidangnya masing-masing terutama di bidang psikologi industri dan organisasi ataupun pengembangan sumber daya manusia (SDM);
  3. Lembaga dengan personalia psikolog terbesar di Kalimantan, memiliki tempat aula yang menampung hingga 300 peserta, Ruang LGD, 5 Ruang Individual, Ruang Paper and Pencil yang dilengkapi dengan CCTV, Ruang Briefing, Ruang assessor, ruang observasi (one way mirror), ruang rekam data, ruang assessor meeting, ruang kerja assessor;
  4. Berpengalaman dalam melakukan rekrutmen/promosi dan mengkhususkan diri membantu pengembangan SDM (Sumber daya Manusia) Pemerintahan Provinsi/Kota/Lembaga di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
  5. Dekat dengan Bapelkes, Hotel Rhodita, Q Grand Dafam Syariah, Hotel Montana Syariah, Hotel Permata Inn, Fave Hotel Banjarbaru, Hotel Batung Batulis sebagai alternatif

 

 

Share!